Is there any question?




Tsurumi's Bloggie

funwithjapan.blogspot.co.id


Credit クレジット
Template      :  Ghita
Editor           :  Aika//Ghita
Inspiration      :  Hana
Online          :  

















Ritual Bunuh Diri Di Jepang

Saturday, June 29, 2013 | 7:25 PM | 0 comment
Kali Ini Saya Mau Share Tntg Ritual Bunuh Diri Dan Juga Alasan Tingginya Angka Kematian Krna Buuh Diri Di Jepang~ Capcus XD
Sejak zaman dahulu, Jepang memang sudah mengenal ritual yang namanya "Harakiri". Ritual ini biasanya dilakukan oleh seseorang yang sudah melakukan kesalahan fatal dan juga sudah mempermalukan diri sendiri atau orang lain. Dalam bahasa Jepang, "hara" adalah "perut" dan "kiri" adalah "memotong". Sesuai dengan artinya, bunuh diri ini menggunakan katana untuk membelah perutnya.

Cara yang paling populer adalah pergi ke hutan Aokigahara yang berada di kaki gunung fuji. Hutan yang ditumbuhi pepohonan lebat ini pada siang hari pun gelap lho... mereka mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri.

Dan yang paling sering terjari adalah dengan cara lompat di rel kereta api bawah tanah. mereka akan melompat saat kereta datang dan melaju sangat cepat. Saking banyaknya kasus ini, pihak kereta api pun skrg sudah memasang pagar agar tidak terjadi kembali. Jika ada orang yang bunuh diri dengan cara ini, maka jadwal kereta pun berantakan, maka pihak keluarga orang yang bunuh diri akan dikenakan denda yang sangat besar karena sudah merugikan orang lain.

Dari sekian banyak kasus bunuh diri di Jepang, ternyata alasan mengapa mereka bunuh diri adalah stress dengan kehidupan. Dalam artian mereka stress menjalani kehidupannya sehari-hari yang bisa dibilang sangat berat seperti susahnya mencari uang, kebutuhan yang semakin banyak dan harga yang mahal, tak kuat dengan rasa kesepian karena banyak orang yang sangat individualis.

ada juga karena alasan bullying. orang yang sudha tak sanggup lagi mendapatkan tekanan dari orang sekitar dan juga pembullyan yang sadis juga menjadi alasan seseorang mengakhiri hidupnya.

tidak lulus ujian masuk universitas, juga menjadi salah satu alasan yang cukup banyak. bagi mereka yang telah berjuang mati2an agar bisa masuk universitas, jika gagal atau tidak diterima pasti akan mendapatkan pukulan yang sangat keras hingga mengambil jalan bunuh diri.

Pada tahun 2012 lalu saja, tercatat tingkat bunuh diri di negara Jepang merupakan bunuh diri tertinggi di dunia dengan prosentase rata-rata 76 orang melakukan bunuh diri setipa harinya, tekanan hidup dan iklim ekonomi serta kompetisi memang menjadi alasan utama mereka melakukan bunuh diri. Para warga Jepang yang sudah bekerja tidak selamanya bisa menikmati hidup dengan layak mereka masih harus bergelut dengan rasa lelah, letih dan himpitan hidup dengan upah yang tidak memadai. Mereka lalu berpikir daripada terus hidup dan bekerja namun tidak bahagia lebih baik mengakhiri hidup dengan harapan bisa melepaskan diri dari jerat belenggu yang selama ini menimpa mereka.

Labels:

0 Comments:

Post a Comment






コメント
Recent Comment


ナビゲーションバー
Himitsu Box
A I K A
Misterious Box here ♥
Click and see the surprise \(´▽`)/~♡