Is there any question?




Tsurumi's Bloggie

funwithjapan.blogspot.co.id


Credit クレジット
Template      :  Ghita
Editor           :  Aika//Ghita
Inspiration      :  Hana
Online          :  

















Pernikahan Shinto Masyarakat Jepang

Saturday, November 9, 2013 | 4:16 PM | 0 comment
Kali ini mimin mau bahas tentang pernikahan dijepang lohhh~ Biasanya nih, jarang pasangan orang Jepang yang menikah pada usia muda. Loh kenapa?? (!!˚☐˚)
Karena setelah
menyelesaikan pendidikan mereka mulai memikirkan karir setelah itu baru pernikahan. Usia menikah untuk pria rata-rata di atas 28 tahun, sedangkan wanita di atas usia 26 tahun dan kebanyakan dari mereka akan menikah ketika usia sudah menginjak sebuah kemapanan. (‾^‾) #Mapan ye :3

Uniknya para wanita Jepang rata-rata menginginkan pria-pria yang sudah memenuhi syarat 3T untuk dijadikan pendamping, yaitu Tinggi badan, Tinggi pendidikan, dan Tinggi pendapatan lho~  (ಠ_ರೃ) #kalo ini sih siapa yg nolak coba~ Tapi itu semua tergantung masing masing orang loh gak semua nya 'u'  #Ngjleb :3

Perayaan pernikahan di Jepang biasanya diadakan pada musim semi dan musim gugur, musim ini dianggap musim yang baik untuk melaksanakan pernikahan. Masyarakat Jepang juga masih percaya dengan kalender Jepang yang menerangkan mana hari baik dan hari buruk. Ada 2 cara pernikahan Jepang, yaitu Shinto atau cara modern pernikahan barat, nah Ghita mau bahas yang adat Shinto aja ya #Ga ada nawar" :p 

Pernikahan tradisional Jepang  dilangsungkan di kuil dengan sistem Budha atau dikenal dengan pernikahan Shinto. Dalam adat ini pasangan pengantin memakai pakaian Kimono. Pengantin perempuan memakai kimono tradisional pernikahan, shiromuku (kimono putih), sedang pengantin laki-laki memakai montsuki haori hakama. Pernikahan Gaya Shinto ini dipimpin oleh Pendeta dengan hanya diikuti anggota keluarga atau kerabat terdekat saja.




 


Upacara dimulai dengan perkenalan pihak perempuan dan laki-laki. Setelah itu makan bersama dan menyaksikan penampilan anggota keluarga lain seperti bernyanyi, berpidato dan sebagainya. Selama perayaan biasanya pengantin berganti-ganti busana, lalu diakhir perayaan pengantin akan berpidato mengucapkan terima kasih.

Menurut sumbernya biaya pernikahan ternyata sangat fantastis lho @.@  untuk makan saja satu orang biayanya 25 ribu yen (kurang lebih sekitar Rp2,5 jutaan). Untuk resepsi, biaya yang dikeluarkan sampai 7 juta yen (kurang lebih sekitar Rp 700 jutaan). Itu belum untuk biaya-biaya lain-lainnya lho @_@ #Keren Prok prok :3
Duh... bayanginnya aja udah pusing ya x.x Ini juga menjadi salah satu alasan mengapa masyarakat Jepang enggan menikah sebelum mereka mapan, bahkan ada yang nggak mau menikah juga lho =3=a









Matta nee~ 


Labels: ,

0 Comments:

Post a Comment






コメント
Recent Comment


ナビゲーションバー
Himitsu Box
A I K A
Misterious Box here ♥
Click and see the surprise \(´▽`)/~♡